JellyPages.com

Jumat, 05 Juni 2015

Hari ke lima di bulan ke enam

Pagi ini, Riana terlihat lebih santai karena hari ini ia sedang libur dari aktivitas yang biasanya ia lakukan. Tak lupa, Riana berdoa setelah bangun tidur dan mengucapkan terimakasih kepada Sang Pencipta karena masih diberikan kehidupan.

Lalu ia segera beranjak dari tempat tidur dan segera membuka jendela kamar untuk merasakan sinar matahari pagi.
"Hoammmm" uapan lega yang ia keluarkan ketika melihat sinar matahari pagi.

Usai membuka jendela kamar, ia menuju ke arah lemari kaca untuk melihat keadaan rambutnya yang ia rasa semraut. Dan di kaca ternyata rambutnya memang semraut. Segeralah Riana mengambil sisir lalu menyisir rambutnya...
Sisir sambil menyisir terus menyisir. Dikaca, Riana melihat ke arah meja belajar yang berada dibelakang dirinya.
Sekilas, ia menengok ke belakang dan melihat ada bunga mawar yang tertata rapi didalam pot kaca dan kembali berbalik arah. Sisir menyisir pun ia berhentikan dan Riana terdiam sesaat.

Entah mengapa Riana merasa seperti ditarik oleh magnet, langsung berdiri dan berjalan ke arah daya tarik magnet itu menuju. Ternyata tujuannya adalah meja belajar itu, letak bunga mawar berada. Riana kembali terdiam ketika melihat setangkai bunga mawar. Bunga mawar itu adalah pemberian dari seseorang yang diberinya tepat dihari ini pada tahun lalu... hari ke lima bulan ke enam. Bunga mawar yang begitu indah, masih tersimpan rapi sampai saat ini oleh Riana.